Selamat datang ...

Tara... Kali ini Anda sedang tersangkut di blogku... Ayoo berbagi cerita kawan...

Dibaca, dikomen dan tolong di follow iya...

Sebagai seekor BeBek lucu nan imut dengan otak segede upil amoeba, kali ini BeBek akan berusaha membahas semua perihal dari A hingga Z.

Terima kasih telah berkunjung...

Semoga tulisan anehku bisa bermanfaat dan mohon kritik serta sarannya kawan...

Prev Next

Drama Iklan Detergen di Indonesia

Walaupun sekarang udah jamannya konstipasi emansipasi wanita, tapi tetep aja yang namanya pekerjaan rumah tangga gag akan bisa dilepaskan dari peran seorang ibu alias mama alias mami alias bunda...

Kenapa? karena memang begitu.  :'(

Well, sebagai calon ibu rumah tetangga tangga dan induk BeBek, pastinya suatu saat nanti apabila sudah menikah aku juga akan sangat akrab dengan pekerjaan ini. Kalau boleh jujur sih, sekarang pun nasibku sudah dipenuhi dengan bayang-bayang sikat cucian dan kolor kotor nan bau...
Di televisi (bagi yang punya tv), hampir setiap menit di entah stasiun tv apa, lokal ataupun nasional, kita pasti sering melihat iklan sabun cuci. Dalam hal ini kita khusus membahas iklan detergen...

Sebenarnya kalo dipikir-pikir sih, iklan detergen di Indonesia memang sering lebay dan alay tingkat akut. Berikut ini merupakan sedikit penjabaran sok tau dari seekor BeBek dengan otak yang seupil : 

 1. Iklan detergen selalu dibintangi oleh ibu-ibu muda nan cantik yang bertangan mulus
Walaupun terkadang iklan tersebut ditujukan untuk ibu rumah tangga dari golongan kelas menengah ke bawah, tapi tetep aje bintang iklannya adalah artis supermodis dari kelas atas (belum berarti ibu-ibu dari kelas menengah ke bawah semua gag bisa modis). Padahal kalo dipikir dengan logika, masa ada sih zaman sekarang yang kukunya aja di manicure dan pedicure masih sudi megang sikat cucian? Wahai ibu-ibu di luar sana, ancungkanlah jari kaki Anda apabila ada yang tidak setuju dengan pernyataan bodoh saya! hahahaha,,

 2. Para ibu yang selalu digambarkan dalam kondisi stress kronis
Di tiap iklan yang aku temui, hampir semua ibu selalu digambarkan sangat amat stress apabila baju anaknya kotor, bau pakaian setelah dicuci yang gag pernah wangi dan pakaian putih gag pernah mau berkilau (liat aja tiap ada iklan yang nampilin baju putih setelah dicuci dengan merk detergen tertentu, pastinya baju tersebut selalu diberi efek cemerlang yang menyilaukan mata). Pada akhirnya, saat mereka mendapat detergen yang mengatasi problem mereka, rasa bahagia yang mereka tunjukkan seakan-akan baru aja menang undian mobil mewah, rumah ataupun uang 1 milyar (seumur-umur, ibuku gag pernah sampai jejingkrakan, guling-guling, nangis darah karena terharu setelah tau pakaian yang Beliau cuci warnanya tiba-tiba putih, wangi dan warnanya gag pudar).

3. Kucek mengucek = kebahagiaan surgawi
Saat iklan berlangsung, para bintang iklan yang entah terkenal atau gag, akan menggambarkan suasana santai serasa di pantai, mengucek dengan penuh perasaan dan senyum-senyum gag jelas. Sumpah, kalau sampe aku liat ada ibu yang mencuci seperti itu, hal pertama yang aku lakukan adalah nelpon UGD. "Pak, tolong saya! di Jalan Sawah Becek ada ibu yang tiba-tiba ayan saat nyuci".

4. Dramatisasi tiada lengkap tanpa adanya angin
Selain artisnya yang berakting begitu dramatis saat mencuci, Sang Sutradara pun gag mau ikut ketinggalan. Diperintahkanlah anak buahnya untuk mengatur kipas segede gaban yang nyosorin muka si bintang iklan sampai rambutnya berkibar-kibar kayak bendera merah putih pas 17an. Untungnya, gag ada kutu dan kecoa yang ikut terbang. Bayangin aja kutu dan kecoa yang terbang dari rambut berkibar-kibarnya itu. Bisa-bisa iklan detergen berubah menjadi iklan pestisida untuk rambut.

5. Hasi cucian?  Nilai sendiri aja iya..
Setelah proses nyuci yang begitu lebay dramatis, hasil cucian setelah menggunakan detergen yang diiklankan pastinya juga akan ditampilkan dengan begitu menghebohkan. "Hanya sekali kucek, baju putih Anda berubah menjadi lebih putih alias putih kuadrat", atau "Tidak perlu mengeluarkan uang terlalu banyak, cukup dengan 500 perak pakaian Anda akan bersih dan wangi". Kali ini, saya tidak mau berkomentar karena masih bingung ingin menyampaikan apa. Saran dari seekor BeBek nan imut hanyalah => Try this at home!

Walaupun terkadang iklan detergen di Indonesia sering didramatisasi, tapi kita semua patut menghargai produk dalam negeri. Entah itu produk detergennya ataupun karya lainnya misalnya dalam segi iklan. Iklan itu penting. Jadi kalopun ada banyak yang terlalu didramatisasi, anggap aja hiburan selingan. Gampang khan?
 ^^

One Response so far.

  1. mestinya yg main ibu2 lecek tampangnya, and tangannya kasar ya. hehehe..kalo mulus gitu mah keliatan gak pernah cuci baju.

Leave a Reply